Tanjungpinang (eska) – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dibuat resah lantaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Februari 2025 tak kunjung cair.
Keterlambatan ini dikhawatirkan berdampak pada kebutuhan Lebaran Idulfitri yang semakin dekat.
Salah satu ASN berinisial D mengungkapkan biasanya TPP Februari dibayarkan awal Maret. Namun, hingga tiga pekan berlalu, tak ada kepastian pembayaran.
“Sekarang sudah terlambat tiga minggu, masih belum juga terima pembayaran TPP,” katanya, di Kota Tanjungpinang, pada Kamis (20/3/2025) dilansir dari hariankepri.com, Sabtu (22/3/2025).
Ia berharap Pemko segera mencairkan hak ASN tersebut mengingat kebutuhan rumah tangga dan persiapan Lebaran semakin mendesak.
Menanggapi keluhan ini, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah membenarkan bahwa TPP ASN Februari 2025 memang belum dibayarkan.
Penyebabnya, kata Lis, karena tertahannya Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri).
“Kita masih menunggu dana transfer (DBH,red) dari provinsi sekitar Rp27 miliar,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Pemko Tanjungpinang itu memastikan, jika pencairan DBH dari Pemprov Kepri tersebut sudah dalam proses, dan diperkirakan rampung dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.
“Begitu proses (pencairan DBH) selesai langsung kita bayarkan,” tandasnya.(Zul)
Recent Comments